Merah Ungu
Ada yang berlari
menjalari nadi
Begitu tergesa-gesa
ia datang kepadaku
Merasuk menjengkali setiap aliran darah
Membuncah, mewarnai merah ungu
Begitu tersiksa,
Pilu dan merana,
Kau menunggu apa belahan jiwa
Esok atau nanti tak ada lagi waktu
kini jiwaku tak ada satu
Tak ada satu
Terkubur merah ungu
ken atik, januari 2010
Menunggu Ruang Hampa
Ku tunggu kau dalam mimpiku
tapi kau tak datang
kau rampas hatiku
tapi kau berkata
aku tak punya cinta
ken atik, Februari 2010
R I N D U
Rinai gerimis
menghadang asa
berjingkat-jingkat
menuju temaram petang
datang kemari kasihku
berdiri di sini,
temaniku
hingga rindu terkikis hilang
ken atik, 11 maret 2010
P a d a m
Tak mampu kugambar
wajahmu dalam ingatanku
Meski ku jumpa denganmu
Meski pernah kubelai hangat lehermu
Ku menangis merana
seperti bocah kehilangan boneka
Kemana kasihku yang tak hendak pergi
Bersemayam selalu
dalam ingatanku
ken atik, 12 maret 2010
0 komentar:
Poskan Komentar