KEKAYAAN BUDAYA LOKAL SEBAGAI SUMBER GAGAS DALAM UPAYA MENGEMBANGKAN KRIYA BATIK KABUPATEN KOTA DI WILAYAH JAWA BARAT
Ken Atik Djatmiko
Ken Atik Djatmiko
Batik di Wilayah Jawa Barat
![]() |
| batik Ciamis, Pangkah Lereng Peutey |
Dalam proses perencanaan untuk memuncullkan kegiatan kerajinan yang berlatar kriya tekstil sangat penting dilakukan upaya riset dalam berbagai segi kehidupan yang menjadi kekayaan wilayah setempat. Hal ini menjadi salah satu hal terpenting dilaksanakan untuk menentukan berbagai hal yang akan menjadi jati diri dari wilayah atau daerah kabupaten yang akan mengembangkan batik. Bukan sesuatu hal yang mudah untuk menentukan dan membuat keputusan yang tepat terhadap sebuah peristiwa penting dalam lingkup kemasyarakatan pada wilayah atau daerah tertentu, mengingat beberapa daerah kabupaten di Jawa Barat tidak memiliki latar belakang budaya kesenian kriya membatik.
Banyak nilai-nilai tradisi yang bisa digali dan dikembangkan di Jawa Barat. Tidak hanya dalam kerajinan semata tetapi juga pada bidang-bidang lain yang dapat menjadi inspirasi seperti ; seni tari, seni musik, seni pertunjukan,kekayaan alam, ornamen, seni bangunan, dll. Namun demikian bukan sesuatu hal yang mudah untuk mengarahkan dan menentukan nilai tradisi yang mana yang akan digali dan kemudian dimunculkan.
Penelitian dengan melakukan beberapa langkah-langkah antara lain ;
![]() |
| batik Indramayu-Ganggeng yg memiliki berbagai varian isian |
•mengenal dan memahami berbagai latar belakang budaya dalam satu wilayah atau daerah tertentu
•Melihat kemungkinan-kemungkinan peluang pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia dan alam setempat
•Memahami nilai-nilai budaya daerah setempat sebagai pendukung kehidupan masyarakat
•Melakukan gubincang budaya dengan berbagai pihak ; pemerintah daerah, budayawan, tokoh masyarakat, pengrajin, pengusaha, dan berbagai pihak lainnya.
Dengan begitu kegiatan budaya berupa kriya tekstil – batik yang akan dimunculkan menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah, budayawan, pengusaha, perajin, dan masyarakat setempat sebagai masyarakat pendukungnya, sehingga menjadi satu agenda yang tidak akan berhenti begitu saja, tetapi dapat terus dijaga kelangsungannya bahkan jika mungkin terus dikembangkan sebagai produk kerajinan yang menjadi kegiatan berkelanjutan untuk dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya.
Batik di seluruh Indonesia dan Jawa Barat secara khusus memiliki kekuatan yang tidak akan pernah tertandingi meskipun berbagai kendala mewarnai perjalanan panjang sejarahnya. Dan batik sebagai salah satu produk kebudayaan dan kesenian telah ‘bercerita’ dengan berbagai variasi yang akan terus dikembangkan dengan berbagai cerita dalam bentuk lembaran dengan visualisasi elok “Puisi Tanpa Kata”.(ken)


2 komentar:
wow...informasi mengenai motif jawa barat...thanks ya...senang dapat ilmu perbatikan :)
terimakasih ya....
Poskan Komentar